Tour de Cianten – Bogor

Track Cianten – Bogor


Sabtu 09 Januari 2010 kami melakukan goes bareng pertama ditahun 2010. Pada goes kali ini yang semua direncakan perserta berjumlah lebih dari 20 orang, tetapi aktualnya hanya 12 orang + 3 orang support. Hal ini terjadi karena sebagian rekan yang lain membatalkan goes bareng karena hal lain. Pada jam 06 pagi kami berkumpul di parkir ex mim menunggu rekan-rekan yang lain, dan melakukan packing sepeda kedalam truk. Pada jam 07:30 kami berangkat menuju base camp di warung mang ujang dikawasan kebun teh cianten.
Kurang lebih pada jam 10:45 kami tiba di base camp disana kami langsung melakukan bongkar sepeda dan melalukan persiapan terakhir. Setelah semua persiapan selesai kami melakukan doa bersama dan pengaturan strategi agar tidak terpisah dengan rombongan, mengingat track ini adalah track baru, doa dipimpin oleh om Zul.
Sebagai sarapan pertama kami disuguhi tanjakan beraspal rusak, kiri dan kanan dihiasi oleh perkebunan teh yang hijau, udara sejuk dan hujan rintik-rintik menghiasi perjalanan kami.
Setelah melewati tanjakan pertama kami mengambil track offroad menyusuri jalan setapak di perkebunan teh , dengan tujuan saung peristirahatan para pemetik teh. Setelah semua anggota berkumpul kami melanjutkan perjalanan dengan target lapangan bola, dan mesjid milik PT. Perkebunan Nusantara IV untuk beristirahat. Namun sebelum sampai ke target tujuan kami sempat dibingungkan oleh alur jalan di perkebunan teh dan lucunya sempat tersesat menuju jurang, dan terpaksa harus berbalik arah . Akhirnya kami bertemu dengan penduduk setempat dan menanyakan rute ke titik target. Walaupun harus bersusah payah melewati tebing curam yang dibawahnya rumah penduduk disertai hujan deras akhirnya kami sampai juga di titik tujuan.
Dari mesjid PT. Perkebunan Nusantara IV kami melanjutkan perjalanan ke arah sumur gas alam milik PT. Chevron, track yang dilalui jalan aspal biasa dengan banyak lubang. Namun setelah mencapai pintu gerbang chevron jalanan sangat mulus tanpa cacat. Kami pun sempat menikmati pemandangan hamparan perkebunan teh dan menikmati lintasan downhill. Coba deh tebak digambar mana jalan pemerintah mana jalan chevron hehe… . Yang terlihat aspal biasa itu menuju Sukabumi, sedangkan yg mulus menuju sumur gas chevron.

Dilingkungan sekitar sumur gas chevron, sedang diadakan perbaikan – perbaikan sehingga kami di peringati oleh pihak chevronakan banyak truk-truk besar dan beko yang hilir mudik, dan ternyata memang benar banyak kendaraan besar yang melintasi daerah tersebut. Sebagian kecil foto aktifias di chevron :

Dari kawasan chevron kami melewati track downhill single track yang sangat licin dan curam. Disebelah kiri tebing curam yang disamarkan oleh rumput tebal, sedangkan sebelah kanan adalah tebing yang dhiasi rumput hutan basah. Disinilah perlu waspada dan keseimbangan yang baik, jika tidak maka anda bisa tergelincir dan berguling-guling. Kondisi fisik dan sepeda yang baik akan sangat membantu jika anda melewati track ini.

Coba lihat para goes mania, yang mantap ini heee…

Setelah melewati single track ini kami disuguhi track yang paling ancur yaitu track jalan tanah super lengket…. Tak heran sepeda kami sudah tidak berwujud lagi hehee (sayang banget tuh sepeda bagus2 diajak kotor-kotoran). Pengendaranya juga tak kalah kotornya, karena memang jalan tersebut seperti sawah baru dibajak… neh buktinya :

Akibat dari track ini sebagian dari kami harus rela terjun bebas alias nyuksruk untung aja jalannya tanah coba klo aspal hehee…Track ini juga memberikan oleh-oleh khas jalan tanah yaitu tanah yg mengumpal diatara frame dan ban…
Jalan super lengket akhirnya habis juga…dan didepan sudah menunggu sungai. Tanpa dikomando para goeser langsung nyebur ke sungai untuk memberishkan diri dan sepeda kesayangannya….sayangnya hujan turun begitu deras sehingga tidak bisa di dokumentasikan.
Perjalanan langsung kami teruskan menuju kampung muara, disini tracknya adalah track jalan batu dengan kerikil dan lubang di kiri kanannya. Harus sangat berhati-hati jika tidak anda akan jatuh dan menghantam batu-batu jalan.
Setelah sekitar satu jam kami melewati jalan batu akhirnya kami bertemu dengan jalan hotmik, dan disini kami bisa beradu sprint, untuk menguji adrenalin, check point berikutnya adalah kampung cibitung wetan. Kami sampai dikampung cibitung wetan pas adzan magrib. Dan kami pun beristirahat di sebuah rumah penduduk.
Setelah beristirahat kami melanjut kan perjalanan menuju bendungan karacak. Meskipun malam hari, hujan turun cukup deras dan suasana mecekam begitu kerasa karena kiri kanan di hiasi oleh hutan bambu kami terus bergerak mengingat waktu sudah jam 18:30. Setelah melewati bendungan kami bergerak menelusurin aliran air menuju pipa air (pipa kuning) PLTA. Suasana memang cukup mencekam mengingat kondisi medan berupa hutan dengan pepohonan tinggi.

Akhirnya kami dapat mencapai final check point di kawasan Bisnis Pembangkit Listrik Karacak pada jam 19:00. Setelah kami membersihkan diri kami pun langsung pulang menuju bekasi, dan sampai di tambun II pada jam 23:00. Selesai.
Perkiraan Spesifikasi Track :
Uphill : 40 %
Downhill : 60 %
Off-road : 60 %
On road : 40%
Pemandangan : 80 %
Skill Challenge : 70%
Stamina : 80 %
Jarak Tempuh : + 35 Km
Waktu : + 6 Jam

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: