Mitos Umum Tentang Kesuksesan (Mitos, Sukses, Cara Sukses)

Bagian I
Mitos Umum Tentang Kesuksesan
1. Kesuksesan memiliki arti yang sama pada setiap orang.
Jawabannya sangat sederhana. Saya yakin bahwan masing-masing kita secara personel harus mendefinisikan apa arti kesuksesan bagi diri kita. Setiap kita adalah satu individu yang unik. Hal yang sama adalah apa yang kita inginkan dari kehidupan juga berbeda dari yang lainnya. Hal ini berarti bahwa setiap orang akan mempunyai definisi perseorangan tentang kesuksesan yang hanya berasal dari penemuan diri sendiri. Jika kesuksesan adalah suatu ilmu pengetahun, maka kita hanya akan mempunyai satu definisi kesuksesan. Cara yang paling mudah adalah dengan bertanya kepada mereka yang mencapai apa yang capai dalam suatu perdebatan. Seandainya dia telah mencapai apa yang diinginkannya dalam kehidupan misalnya : cinta, ketenaran, keuangan, kebahagiaan, penghormatan, kemajuan karir dan sebagainya. Apakah dia bisa dikatakan sebagia seoranga yang sukses?

2. Orang yang sukses adalah orang yang dilahirkan bukan dibuat.
Ini juga merupakan mitos terbesar dan digunakan oleh kebanyakan kita untuk membenarkan kegagalan yang kita alamai. Pertanyaannya adalah ” Apakah orang yang sukses itu dilahirkan atau dibuat ?”. Dapatkan berbagai keterampilan dan kemampuan yang dikuasai untuk menjadi sukses itu dipelajari atau apakah mereka harus karena faktor keturunan?. Perdebatan ini masih terus berlangsung.
Pandangan ini menunjukan bahwa banyak orang yang secara alamaiah dianugerahi berbagai keteranpilan, kemampuan serta sifat yang diharapkan untuk dapat menjai sukses, namun hal itu tidak akan serta merta menjadikan mereka mejadi orang yang sukses. Kesuksesan adalah suatu perjuangan yang terus menerus. Ia adalah suatu cara hidup. Betapapun baiknya sifat alami, kemampuan, dan keterampilan namun apa gunanya jika tidak menyadari itu. Sebaliknya jika ia menyadari itu tetapi tidak mengetahui apa yang semestinya dilakukan dalam kehidupan ini, maka semua sifat, kemampuan dan keterampilan tersebut akan sia-sia.
Kemapuan yang dibawa sejak lahir merupakan langkah permulaan. Bentuk kesuksesan pada langkah berikutnya adalah tergantung pada kemamuan individu dan kebulatan tekad untuk berkembang dan meningkat.

3. Orang yang sukses adalah orang langka
Sementara itu adalah benar orang yang mencapai kesuksesan global yang sangat terkenal seperti Kolonel Sanders dengan Kentucky Fried Chicken, Sam Walton dengan Wal-Mart, Bill Gates dengan Microsoft, Henry Ford dengan Ford Motor Company merupakan manusia langka, namun adalah juga benar bahwa banyak kisah lain tentang kesuksesan yang luar biasa yang terdapat dalam masyarakat kita. Kesuksesan yang luar biasa ini terdapat pula pada masa terdahulu dan akan terus berkembang pada masa yang akan datang.
Kebanyakan orang sukses menghabiskan kehidupan mereka tanpa nama namun kebanyakan dari mereka berada pada lingkungan masyarakat. Sebagai mana dijelaskan diatas memang tidak orang sukses menginginkan keteranaran, keuangan, akan tetapi lebih memfokuskan diri pada cinta, kehormatan dan pelayanan.

4. Orang yang sukses selalu orang kaya
Mitos paling umum lainya adalah bahwa untuk menjadi sukses atau terkenal karena sukses maka seseorang harus kaya. Jika mitos ini benar bagaimana halnya dengan nabi Muhammmad SAW, Qaid al-Azam, Bunda Teressa dan lainnya. Apakah berarti mereka bukan orang sukses? Saya rasa hal tersebut benar-benar salah.
Mereka semua dikenal sebagai orang sukes dan hal ini dikarenakan sebuah alasan sederhana bahwa mereka melakukan apa yang ingin mereka lakukan dalam hidup mereka dan mereka merasa puas dan bahagia dengan prestasi yang mereka raih. Dengan jenis posisi yang mereka terima, mereka dapat saja mengumpulkan uang dalam jumlah yang amat banyak, namun definisi kesuksesan mereka tidaklah meliputi pendapatann finansial. Anda tahu bahwa kebahagiaan kita tidaklah berasal dari segala sesuatu yang bersifat materi, namun lebih pada segala seuatu yang kita coptakan dan bagaimana kita menjalani hidup kita dengan cara kita sendiri.
Katakanlah seseorang yang menjalani hidupnya dengan amat sederhana, duduk dipinggir jalan, makan sederhana, pakaian sederhana, bermain bersama anak-anak dan mengendarai motor. Namun karena ketenaran, kini banyak yang sulit untuk dilakukan.
Agar lebih mudah dipahami, marilah kita kaji sebuah hasil penelitian pribadi berikut ni. Untuk mengkaji mitos ini saya telah bertanya kepada tiga ribu orang . Diantara ke tiga ribu orang tersebut 3% diantaranya adalah para multi milioner. Anda akan merasa terkejut bahwa dari 90 orang milioner tersebut hanya satu yang puas dan bahagia dengan prestasi yang mereka raih dan dengan apa yang dapat mereka kerjakan serta menganggap dirinya adalah orang yang sukses. Sebaliknya 2910 orang diantaranya 5 orang menyatakan bahwa mereka benar-benar puas dengan kehidupan yang mereka jalani.
Baiklah, jelas sekali bahwa definisi kesuksesan personal bisa saja termasuk atau tidak termasuk kekayaan finansial. Dengan demikian merka yang dianggap sebagai orang yang sukses hanya karena memiliki kekayaan adalah salah.

5. Menjadi sukses adalah hampir tidak mungkin
Mitos sukses umum lainnya mengatakan bawah seandainya menciptakan kesuksesan itu adalah sebuah seni dan dapat dipelajari, maka kenapa tidak setiap orang bisa sukses? Jawaban terhadap mitos tersebut akan saya rujukan kembali kepada hasil penelitian dan kajian yang saya lakukan :
a. 97 % orang tidak mengetahui bahwa meraih kesuksesan ada ditanga mereka sendiri. Mereka cukup lemah dengan menyalahkan keberuntungan, nasib atau status sosial.
b. 3% lainnya mngambil inisiatif yang diinspirasikan oleh beberapa model pernanan atau sebuah buku.

6. Menjadi sukses adalah dengan memiliki keistimewaan.
Kebanyakan orang berkeyakinan bahwa keberuntungan dan nasib adalah sebuah kontributor utama menuju kesuksesan. Mereka percaya bahwa untuk menjadi sukses mereka harus memiliki keistimewaan dan memiliki sumber finansial yang berlimpah.
Kajian yang dilakukan terhadap lebih dari 500 orang sukses disepanjang hidupnya menunjukan bahwa lebih dari 90% dari semua orang yg benar-benar sukses adalah mereka yang terlahir dan dibesarkan dalam lingkungan sosial yang kurang menguntungkan, dan juga mereka termasuk para pemimpin seperti Abraham Lincoln, Bunda Teressa, Rossa Park. Begitu juga pelaku bisnis seperti Mr. Honda dari Perusahaan Motor Honda, Kolonel Sanders dari Kentucky Fried Chicken, Khunrshid Soofi dari Saga Sport, Jawaid Thariq Khan dari Highnoon Laboratories dan sebagainya.
Penemuan menarik lainya adalah bahwa mayoritas dari orang sukses yang dikenal secara global bahkan tidak cukup beruntung untuk mengenyam bangku sekolah, karena tidak memiliki biaya yang banyak.
Terhadap pernyataan kebertuntungan (LUCKY) yang saya dapatkan sebagai berikut. Jika seorang pekerja bekerja keras selama 14 jam sehari dan selama 20 tahun (perjalanan menuju sukses menghabiskan waktu rata-rata 20 tahun) bisa menjadi beruntung (LUCKY), maka siapapun dapat menjadi beruntung. LUCKY dapat didefinisikan sbb :
Definisi Lucky (keberuntungan) dalam kesuksesan adalah :
1. Labor/Pekerja (hampir semua orang sukses bekerja antara 12-14 jam sehari dan mereka melakukannya minimal 20 tahun. Dan kebanyakan dari mereka tidak pernah mengambil cuti selama karir mereka.
2. Understanding/Memahami diri, nilai, kekuatan, kelemahan dan apa yang diinginkan dalam hidup mereka serta bagaimana menjalaninya.
3. Caracter/Karakter adalah sesuatu yang telah membantu mereka untuk menjadi mereka sekarang ini.
4. Knowledge/Pengetahuan yang sifatnya bukanlah formal merupakan aset mereka. Mereka telah mempelajari bagaimana belajar dan terus belajar.
5. You/Anda, yang dapat menjadikannya berbeda adalah anda sendiri. Komitmen, keyakinan dan usaha yang tidak setengah hati menjadikan anda sukses.

7. Mudah mendapatkan sukses di Eropa da Amerika
Mengenai mitos ini dapat saya sampaikan bahwa di negara kita juga memiliki banyak orang yang sukses. Perbedaannya hanyalah karena kurangnya kesadaran dan kurangnya penelitian terhadap kesempatan-kesempatan tesebut, sehingga kita tidak mengetahuinya.

Semua orang yang sukses didunia ini bukanlah bergantung kepada keberuntungan akan tetapi karena mereka menciptakan keberuntungan untuk dirinya sendiri. Siapapun diantara kita dapat menggunakan kekuatan untuk menjadi tuan bagi dirinya sendiri dan menjadi orang yang beruntung.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: