Menerima Tanggung Jawab Hidup Anda (Anthony Robbins, kiat-kiat sukses, Kolonel Sanders, tanggung jawab)

KEBIASAAN PERTAMA
Menerima Tanggung Jawab Hidup Anda
Salah satu ciri orang sukses adalah menerima tanggung jawab hidup mereka dan tidak menyalahkan lingkungan sekitar. Mereka mengetahui secara jelas bahwa mereka dapat membuat sesuatu yang berbeda dalam hidup mereka.
Jika kita memperhatika kata ”tanggung jawab” maka kita menemukan dua kata kunci yaitu ”tanggung” dan ”jawab” yang dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menjawab atau merespon. Yang dalam hal ini tentunya kemampuan merespon lingkungan sekitar kita. Atau bagaimana mengatasai segala sesuatu dalam kehidupan kita?.
Bagaimanakah cara anda untuk merespon berbagai situasi tersebut, begitu pulalah cara anda dalam menentukan kesuksesan atau kegagalan yang didapatkan.

Sebagai bahan contoh beberapa tahun lalu datanglah seorang manager yang enerjik, berpendidikan, namun dia telah dipecat dari 8 pekerjaan yang berbeda. Setelah pengalamannya ini ia memutuskan untuk memulai usahanya yang dirintisnya namun lagi-lagi dalam waktu 6 bulan usahanya hancur akibat bermasalah dengan dealer dan pekerjanya. Pada umur 34 tahun dia masih belum mendapatkan kemapanan dan tidak memiliki pekerjaan atau karir yang tetap. Dia merasa frustasi dan ingin meninggalkan negaranya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik diluar negeri. Setelah mendengar kisahnya saya bertanya kepadanya apa pokok masalah yang ada dalam pikirannya. Dia mulai menjawab dan mulai menyalahkan dan mencaci orang yang telah bekerja dengannya. Dia menyalahkan masyarakat yang curang dan negara yang korup.

Diakhir pertemuan, saya merasa yakin bahwa pokok masalah yang sedang dihadapinya adalah sikap agresif dan ketidak mampuannya untuk menerima tanggung jawab hidup. Ini ditandai dengan setiap kali beradu argumentasi dengan rekan kerjanya dan memiliki perbedaan pandangan maka ia tidak akan memperdulikannya. Kebanyakan dari pandangannya benar namun cara menyampaikannya yang menyebalkan. Dia mengakui bahwa dia tidak dapat berkata tidak dalam menjawab dan hal itu amat sulit serta dia sangat sulit menerima masukan. Dan saya katakan bahwa sinilah letak masalahnya. Anda memiliki hak untuk memilih dan tetap pada pendirian anda atau ubah pendirian anda agar hidup anda berubah. Maka dia memilih dan tetap dengan pendiriannya serta menerima tanggung jawab hidupnya dan ia bekerja amat baik.

Kisah nyata lainnya adalah tentang Anthony Robbins, seorang penulis dan pelatihan yang sukses sebagai multi milioner atas usaha sendirinya. Dia diminta oleh ibunya untuk meninggalkan rumah ketika dia belajar di sekolah menengah. Dan hal tersebut mengubah hidupnya selamanya. Dari pada terus menyalahkan hidup dalam keadaan yang serba kekurangan dan menyalahkan ibunya disepanjang hidupnya, ia malah menerima tanggung jawab hidupnya meskipun tanpa sumber daya finansial apapun. Dia mulai membaca buku tentang kesuksesan, psikologi dan apa saja yang dapat menjadikan ia seorang pelatih.

Abraham Lincoln tidak memiliki uang untuk pergi ke sekolah. Dari pada menyalahkan nasib dia malah mulai meminjam dan membaca buku dari para tetangganya. Sebagia imbalannya dia mau melakukan kerja rumah apa saja buat mereka. Dan akhirnya ia menjadi seroang ahli Hukum dan menjadi Presiden Amerika.

Kolonel Sanders dari Kentucky Friend Chiken telah menolak tunjangan sosial keamanan sebesar $99/bulan. Pada usia pensiun, diantara kita banyak yang ingin beristirahat dari mencari nafkah, namun dia menolaknya. Tanpa memiliki apapun, dia akhirnya menemukan satu resep yang disukai banyak orang. Tetapi apa yang harus dilakukannya dengan resep itu? Dia harus mempunyai uang yang besar untuk membangun restoran, namun dia tidak memilikinya. Akhirnya dia memutuskan untuk menempuh perjalanan jauh sepanjang pesisir Amerika ke pesisir lainnya, mencoba menjual resep ayam buatannya kepada setiap pemilik restoran. Setelah mengalami beberapa kegagalan, akhirnya dia bertemu dengan seorang pemilik restoran yang menyukai resepnya itu. Kemudian akhirnya mereka bersepakat untuk bekerja sama dan lahirlah KFC.

Anda tahu bahwa pokok masalahnya adalah kita tidak menggunakan waktu kita untuk menerima tanggung jawab hudup kita sendiri. Kita menggunakannya untuk mengerjakan sesuai yang sia-sia dan kemudian menyalahkan orang lain atas perilaku kita. Sejujurnya jika kita mengontrol hidup kita maka orang lain lah yang mengontrol hidup kita.

(Dirangkung dari buku Kiat-kiat Sukses)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: